Tuesday, February 8, 2011

DOMBA mitra usaha (1)

(dari blog orang lain)

Melanjutkan Catatan Kemitraan (2)
Belajar dari kekurangan dan kelemahan tradisi kemitraan ternak Domba Garut yang telah berjalan selama ini, penulis bersama manajemen dan tim Villa Domba pada akhirnya bersepakat perlu membuat suatu format baru dalam memulai kemitraan ternak domba bersama peternak desa. Kami memandang harus dilakukan perubahan terkait pola kemitraan yang berlaku pada sistem masyarakat desa selama ini menjadi bentuk kemitraan yang saling menguntungkan bagi si pemilik ternak dan pemelihara, tertulis dalam suatu kesepakatan kerjasama yang jelas antara si pemilik ternak dan pemelihara, seimbangnya hak dan kewajiban antara si pemilik ternak dan pemelihara, transparansi penetapan harga jual untuk pembagian keuntungan dan adanya fungsi kontrol dari pemilik ternak terhadap si pemelihara untuk kelancaran usaha. Tujuan dari perubahan ini tentunya adalah produksi ternak domba yang berkualitas guna memenuhi kebutuhan pasar yang ada, penetapan standar harga jual yang jelas serta dimengerti oleh pihak konsumen di mana tetap memberikan keuntungan bagi pemilik ternak dan pemelihara tanpa terpengaruh oleh fluktuasi harga hewan ternak akibat faktor supply dan demand.

A.Proses Seleksi Calon Peternak Mitra
Secara psikologis pastinya akan banyak masyarakat desa yang berminat manakala ada seseorang yang menawarkan kemitraan ternak domba. Bagi warga desa yang belum pernah memelihara domba sekalipun maka sangat sederhana pemikirannya sehingga berani menyatakan minatnya pada kemitraan dimaksud, memelihara ternak domba adalah sesuatu yang mudah menurutnya karena hanya tinggal memberinya rumput dan menempatkannya pada satu kandang. Pemilik ternak pun langsung merasa senang karena memiliki mitra yang sudah mau memelihara dombanya.
Permasalahan biasanya akan muncul manakala pemeliharaan domba sudah berjalan, peternak mitra yang belum pernah memelihara domba mulai kebingungan manakala domba terkena penyakit misalnya, domba tidak mau makan umpamanya ataupun domba tiba-tiba mengalami kematian. Pemilik ternak tidak mampu berbuat banyak karena ia pun belum mengerti pengetahuan beternak domba. Tanpa bermaksud meragukan kemampuan peternak desa namun inilah kenyataan yang seringkali Kami temukan di lapangan, bahkan karena frustasinya dan tidak mau menanggung kerugian pada akhirnya bisa jadi si pemelihara ternak menjual ternak domba tanpa seijin pemiliknya ataupun ternak diberikan kepada warga lainnya tanpa sepengetahuan pemiliknya, banyak cerita beberapa pemilik ternak yang mengatakan bila mereka merugi karena domba-domba yang dititipkan ke masyarakat banyak yang sakit, hilang, dijual ataupun mati. Disinilah arti pentingnya proses seleksi yang sebaiknya dilakukan terlebih dahulu oleh pemilik ternak terhadap calon peternak mitra yang akan memelihara dombanya nanti. Proses seleksi bisa dilakukan dalam bentuk tertulis ataupun wawancara seandainya calon peternak mitra mengalami kendala dalam kemampuan membaca dan menulis.


Pertanyaan-pertanyaan yang diajukan pada tahap seleksi ini tidak semuanya mengarah kepada hal teknis namun ada juga yang sifatnya untuk mengetahui latar belakang dan keadaan ekonomi calon peternak mitra, pemahaman terhadap konsep kemitraan dan utamanya keseriusan calon pemelihara untuk bekerjasama dengan Kita sebagai pemilik ternak. Ada baiknya proses seleksi dilakukan sendiri oleh pemilik ternak dan sangat dianjurkan untuk pertanyaan yang bersifat teknis di mana pemilik ternak bekerjasama dengan pihak lain yang bisa menilai kemampuan dan pengetahuan calon pemelihara dalam beternak domba, dinas peternakan setempat misalnya, dokter hewan, peternak lain yang sudah lebih dulu memulai kemitraan dan lembaga perguruan tinggi yang memiliki fakultas peternakan maupun fakultas kedokteran hewan. Berikut adalah contoh formulir seleksi yang diterapkan oleh Villa Domba:

FORMULIR SELEKSI CALON PETERNAK MITRA


A.DATA UMUM CALON MITRA
Nama Calon :
Tempat& Tanggal Lahir :
Nomor Kartu Tanda Penduduk :
Alamat :
Pekerjaan Keseharian : Petani Lahan Sendiri/ Buruh Tani/
Pendidikan Terakhir : SD/ SMP/ SMA/
Status Kepemilikan Rumah : Rumah Pribadi/ Mengontrak/
Status Dalam Rumah : Kepala Keluarga/
Jumlah Anggota Keluarga Serumah : orang
Pendapatan Kotor Per Bulan :

□ Dibawah Rp. 500.000,- per bulan
□ Antara Rp. 500.000,- s.d Rp. 1.000.000,- per bulan
□ Di atas Rp. 1.000.000,- per bulan, sebutkan Rp.

B.DATA KHUSUS CALON MITRA

Apakah saat sekarang ini memelihara ternak domba?
□ Ya, ekor □ Tidak

Milik siapakah ternak domba yang ada sekarang ini?
□ Milik Sendiri □ Milik Orang Lain/

Sanggupkah membangun kandang baru dengan biaya sendiri apabila lulus seleksi ini?
□ Ya Sanggup □ Tidak Sanggup

Berapa ekor domba yang sanggup dipelihara apabila lulus seleksi ini?
□ 1 ekor □ Lebih dari 1 ekor, ekor

Apakah ada keluarga yang dilibatkan memelihara domba apabila lulus seleksi ini?
□ Ada, sebutkan □ Tidak ada hanya sendirian saja

Apakah bersedia sewaktu-waktu diikutkan pada kegiatan pelatihan domba?
□ Ya Bersedia □ Tidak Bersedia

Bersediakah melakukan kesepakatan hitam di atas putih untuk perjanjian kemitraan?
□ Ya Bersedia □ Tidak Bersedia

C.MINAT& BAKAT CALON MITRA

Jelaskan menurut Bapak/ Ibu tentang Domba Garut?
Seperti apa ciri-ciri Domba Garut yang baik sebagai bibit betina?
Seperti apa ciri-ciri Domba Garut yang baik sebagai bibit jantan?
Mana yang lebih disukai antara memelihara domba jantan atau betina? Alasan?
Apa yang menjadikan Bapak/ Ibu tertarik untuk bermitra memelihara Domba Garut?
Apa yang dimaksud Kemitraan/ Maro’/ Bagi Hasil dalam beternak Domba Garut?

D.PERTANYAAN PENGETAHUAN TEKNIS CALON MITRA

Sebutkan jenis-jenis pakan yang bisa diberikan untuk ternak domba?
Berapa kali dalam sehari sebaiknya ternak domba diberikan pakan?
Sebutkan jenis-jenis penyakit yang bisa diderita ternak domba?
Bagaimana cara pengobatan untuk jenis-jenis penyakit pada ternak domba?
Perlukah domba dimandikan tubuhnya?
Kapan sebaiknya waktu yang tepat memandikan domba dan bagaimana caranya?
Perlukah domba dicukur bulunya?
Kapan sebaiknya waktu yang tepat mencukur bulu domba dan bagaimana caranya?
Perlukah domba dipotong kukunya?
Kapan sebaiknya waktu yang tepat memotong kuku domba dan bagaimana caranya?
Perlukah kandang domba dibersihkan?
Kapan sebaiknya kandang domba dibersihkan dan bagaimana caranya?
Seperti apa kandang yang baik untuk domba?
Apakah kotoran domba bisa dijadikan pupuk tanaman?
Bagaimana cara memberikan kotoran domba sebagai pupuk tanaman?
Bagaimana cara yang paling mudah mengawinkan domba betina?
Berapa lama domba betina mengalami kebuntingan?
Apa ciri-ciri domba betina yang sudah Bunting?
Apa ciri-ciri domba betina yang Bajir/ Mandul?
Seperti apakah ciri domba betina bunting yang keguguran anak?
Seperti apakah ciri domba betina yang akan melahirkan anak?
Bagaimana cara menolong domba betina yang kesulitan dalam melahirkan anak?
Bagaimana cara menolong anak domba yang tidak mau disusui oleh induknya?
Umur berapakah anak domba bisa disapih dari induknya?
Bagaimana cara melihat usia domba dari gigi domba?
Berapakah harga anak domba jantan usia lepas sapih dari induknya?
Berapakah harga anak domba betina usia lepas sapih dari induknya?
Berapakah berat ideal Domba Garut jantan usia 5 bulan?
Berapakah berat ideal Domba Garut jantan usia 8 bulan?
Berapakah berat ideal Domba Garut jantan usia 12 bulan?
Proses seleksi dilakukan jauh hari sebelum pemilik ternak menyiapkan pengadaan domba bagi pemelihara yang nantinya dinyatakan lulus seleksi. Idealnya proses seleksi ini yaitu 3 bulan sebelum pengadaan ternak. Kualifikasi peserta seleksi yang layak dinyatakan lulus sebagai peternak mitra adalah sebagai berikut:
Peserta seleksi adalah bertempat tinggal sesuai alamat yang tercantum pada identitas kartu tanda penduduk dengan status kepemilikan rumah adalah pribadi. Artinya peternak mitra yang Kita miliki nanti merupakan warga asli di desa kemitraan dan bukan pendatang.
Pendapatan kotor yang diperoleh peserta seleksi tiap bulannya adalah tidak kurang dari Rp. 500.000,-. Artinya peternak mitra yang Kita miliki nanti memiliki kemampuan untuk membuat kandang dengan biaya sendiri berkaitan ternak domba yang akan dititipkan.
Jumlah anggota keluarga yang dimiliki oleh peserta seleksi sebaiknya adalah lebih dari dua orang. Artinya peternak mitra yang Kita miliki nanti saat memelihara ternak bisa bergantian dengan anggota keluarganya apabila sewaktu-waktu ada kepentingan lain ataupun berhalangan sementara, sakit tiba-tiba misalnya, kecelakaan, meninggal dunia dan kejadian lainnya yang tidak diharapkan.
Peserta seleksi dapat memahami dengan benar pola kemitraan yang diinginkan oleh pemilik ternak sehingga tidak ada salah pengertian dan ketidakjelasan pada saat pelaksanaannya nanti. Kemudian peserta seleksi bersedia melakukan kesepakatan hitam di atas putih terkait perjanjian kemitraan sebagai peternak mitra.
Peserta seleksi mampu menjawab dengan benar setidaknya 60% pertanyaan tentang pengetahuan teknis pemeliharaan domba sehingga manakala menjadi peternak mitra setidaknya telah dimiliki dasar-dasar dalam beternak. Pengetahuan ini akan lebih diperdalam dengan mengikuti beragam kursus maupun pelatihan ternak domba bersama pemilik ternak nantinya.
Terus berlanjut............






No comments:

Post a Comment

Post a Comment